Tuesday, April 10, 2012

SIFAT-SIFAT LENSA DAN BAYANGAN


SIFAT-SIFAT LENSA DAN BAYANGAN
       
TUJUAN
1.     Tujuan umum
     ·     Mengamati dan memahami sifat pembiasan cahaya pada lensa.
2.     Tujuan Khusus
     ·     Menentukan jarak pokus lensa
·        Mengamati catat bayangan (abrasi) dan penyebabnya
·        Mengurangi catat bayangan yang  terjadi



ALAT DAN BAHAN
·        Lensa positif kuat (  + )
·        Lensa positif lemah (  + )
·        Lensa negatif ( - )
·        Benda yang meupakan anak panah
·        Lampu pijar
·        Layar
·        Diafragma
·        Bangku optic









TEORI
a)        Menentukan jarak Fokus ( f ) lensa positif (lensa konfergen)
           Gambar : 1
                                                                           X                                  
                                                                                                                S'
 

                                            F                                                                  F'
 

L
Sebuah benda nol dengan jarak 1 diletakan disebelah kiri lensa positif dan bayangan nol yang terbentuk terletak disebelah kanan yang di amati pada sebuah layar, jika merupakan pembesaran bayangan, (perbandingan panjang 0 dan 0)dan S jarak antara lensa dan bayangan (layar),maka jarak pokus lensa dapat ditentukan dengan persamaan:
f = S …………………………………………………………………………………………(1)
         mL
atau dapat juga ditentukan :
f=S ………………………………………………………………………................................(2)
         I+m
Gambar :2
                                                 I                    e                      II
 

                                                                        L                                                             

Cara ini, cara lain untuk menetukan titik pokus lensa positif adalah sebagai berikut ( lihat gambar dua )                                                                                                                         Sebuaah benda 0 diletakan pada jarak L dari layar,kemudian lensa positif yang akan ditentukan jarak pokusnya digeser-geser antara benda o dengan layar hehingga diperoleh kedudukan 1 dan 2,dimana masing kedudukan tersebut dapat memberikan bayangan yang jelas kelayar.Bayangan yang satu diperbesar yang lainnya diperkecil.jika E adalah jarak kedua kedudukan lensa yang dapat memberikan bayangan jelas kelayar maka menurut Bessel jarak pokus adalah.                                                                                                                        F=L² - e²   ………………………………………………………………………………(3)
       4L
B. Menentukan jarak fokus lensa negatif ( lensa divergen )
     Gambar : 3
                                                               e
                                 I                                                                      II                        
 


                                                               L                                          


Tempat lensa negatif yang akan ditentukan jarak fokusnya antara lensa positif dan layar. Bayang yang dibentuk oleh lensa positif merupakan benda terhadap lensa negatif dengan jarak S merupakan antara jarak lensa positif tersebut kebenda.Geser-geser lensa negatif sehingga terbentuk bayangan yang jelas pada layar. Dimana jarak antara lensa negatif dengan layar dalam hal ini merupakan jarak bayangan S'.
Maka akan diperoleh jarak fokus lensa negatif dapat ditentukan dengan persamaan:
            F=s x s  ………………………………………………………(4)                                                           s +s
C. Jarak pokus lensa bersusun.
Jika dua lensa tipis dengan jarak pokus masing –masing f1 dan f2 digabungkan (diharapkan). Maka akan diperoleh suatu lensa bersusun dengan jarak fokusnya yang dapat ditentukan dengan persamaan:
1  =  1  =  1  …………………………………………………….(5)                                                                                                               f       f       f       
D. Cacat bayangan
Rumus –rumus perencanan persaman lensa yang telah diberikan diatas diturunkan dengan syarat hanya berlaku untuk sinar paransial,jika syarat tersebut tidak terpenuhi akan terjadi cacat bayangan atau abersi.

                                   













CARA KERJA
a. Menentukan jarak fokus lensa.
·         Ukurlah L yaitu jarak dari benda (bentuk anak panah) kelayar sesuai yang diminati pada tabel
·         Ukurlah panjang dan tinggi anah panah yang digunakan sebagai benda dalam percobaan
·         Susunlah peralatan optik bersusun atau berurutan sebagai berikut:
            1.Lensa positf kuat (++)
            2.Lampu dengan lampu dibelakangnya
            3.Layar
·         Geserkan lensa (dekat kearah benda) sehingga terdapat bayangan yang terbentuk pada layar
·         Catatlah kedudukan atau jarak-jarak lensa kearah layar dan ukur ketinggian bayangan yang terbentuk pada layar.
·         Geserkan kembali lansa (kali ini dekat layar) sehingga didapat bayangan jelas yang lain
·         Catat lagi kedudukan lensa dan ketinggian bayangan yaang terjadi atau terbentuk
·         Ulangi percobaan 1 s/d 7 beberapa kali sesuai yang diminati pada tabel
Ulangi percobaan 1 s/d 7 dengan harga L yang berlainan
Kerja hal yang sama untuk lensa positif lemah (+)
Untuk menentukan jarak fokus lensa positif lemeh sama dengan menentukan fokus lensa positif kuat (++)
Untuk menentukan fokus lensa kombinasi ++ dengan – rapatkan lensa serapat mungkin dan kerjakan seperti mencari fokus lensa positif.


KESIMPULAN

Dengan adanya peraktek tentang sifat-sifat dan bayangan kita dapat mengetahui sebuah benda nol dengan jarak 1 diletakkan disebelah kiri lensa positif dan bayangan nol yang terbentuk terletak disebelah kanan yang dapat diamati pada sebuah layar,jika merupakan pembesaran bayangan,(perbandingan panjang 0 dan 0)dan S jarak antara lensa dan bayangan (layar),maka jarak pokus lensa dapat ditentukan dengan persamaan.
          Dan sebuah benda nol diletakkan pada jarak L dari layar,kemudian lensa positif yang akan ditentukan jarak pokusnya digeser-geser antara benda nol dengan layar sehinga diperoleh kedudukan 1 dan 2,dimana masing kedudukan tersebut dapat memberikan bayangan yang jelas kelayar.     




SARAN 

        Dalam melakukan percobaan sifat-sifat lensa dan bayangan setiap kelompok harus berkerja sama dalam melakukan percobaan ini agar mengetahui tentang percobaan dan memahaminya dengan teliti.supaya dalam melakukan percobaan hasilnya baik dan sempurna.









DAFTAR  PUSTAKA
Buku panduan Pratikum.2012.fisika dasar.pekanbaru;UNIVERSITAS ISLAM RIAU


2 comments: